Bahaya Radiasi Laptop Bagi Tubuh

9 November 2018

Dibandingkan PC (Personal Computer), laptop lebih sesuai dengan gaya hidup modern saat ini. Meskipun terkadang harganya bisa lebih mahal dari PC, tapi laptop memiliki keunggulan yaitu lebih fleksibel sehingga bisa digunakan kapanpun dan dimanapun. Namun, perlu Anda ketahui, dengan segala kemudahan yang ada pada laptop, ternyata laptop memiliki radiasi yang dapat berbahaya bagi tubuh. Laptop memancarkan gelombang Electromagnetic Fields (atau EMFs), gelombang radio biasa yang berasal dari perangkat elektronik dan menciptakan medan magnet.

Bahaya Radiasi Laptop Bagi Tubuh

Bahaya Radiasi Laptop Bagi Tubuh

Bahaya Radiasi Laptop Bagi Tubuh

1. Radiasi laptop bisa “membakar” kulit

Jika Anda sering menggunakan laptop dengan memangkunya, maka hal ini sangat berbahaya. Pada saat digunakan, laptop bisa menghasilkan panas, dan semakin panas seiring dengan semakin lamanya pemakaian. Namun terkadang, kebanyakan orang tidak menyadari panas yang dihasilkan tersebut, padahal hal tersebut bisa merusak kulit, menyebabkan perubahan warna pada kulit secara permanen, dan dalam beberapa kasus dokter memperingatkan hal tersebut dapat menyebabkan kanker kulit.

Para peneliti juga memperingatkan bahwa kulit anak-anak sangat rentan terhadap panas, sehingga usahakan untuk selalu menjauhkan laptop dari jangkauan anak-anak, meskipun mereka hanya menggunakannya untuk memainkan games.

2. Radiasi laptop mempengaruhi infertilitas pada pria

Sebuah penelitian di tahun 2011 menemukan fakta bahwa radiasi Wi-Fi dari laptop dapat merusak sperma dalam percobaan laboratorium.

Pada penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility ini, para peneliti di Argentina melakukan uji coba pada cairan sperma dari 29 pria sehat dan mengukur kemampuan berenang sel sperma setelah terkena radiasi Wi-Fi dari laptop yang terhubung ke internet. Setelah terpapar selama 4 jam, 25% sel sperma tidak lagi memiliki kemampuan berenang. Sebagai perbandingan (kontrol), 14% sel sperma yang dijaga pada suhu yang sama namun tidak terpapar Wi-Fi juga tidak lagi memiliki kemampuan berenang. Selain itu, DNA pada sperma yang terpapar Wi-Fi juga mengalami lebih banyak kerusakan dibandingkan sperma “kontrol”. – dari CBSnews.com

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah paparan Wi-Fi dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan kemampuan berenang sperma hingga 11% (dari 14% menjadi 25%). Saya rasa itu angka yang lumayan besar.

Selain itu, mencegah panas dari laptop juga sama pentingnya bagi kesuburan pria. Panas yang dihasilkan oleh laptop jelas sangat tidak bagus bagi sperma. Dokter telah memperingatkan agar tidak terlalu sering berada di sauna dan bak air panas untuk menghindari masalah kesuburan pria yang disebabkan oleh panas. Hal yang sama juga berlaku pada laptop, jika Anda ingin sperma Anda tetap sehat, maka jauhkan laptop dari tubuh Anda.

3. Radiasi laptop bisa merusak DNA

DNA dalam sperma bukan satu-satunya DNA yang bisa rusak akibat radiasi laptop. Penelitian menghubungkan struktur aktual DNA dengan kerusakan reaktif yang dapat disebabkan oleh EMF. Dr. Martin Blank dari Columbia University memimpin studi menarik ini, dan sangat prihatin dengan dampak EMF terhadap DNA.

Jadi adakah alasan untuk mengkhawatirkan DNA reaktif ini? Menurut pendapat saya, ya, hal itu jelas harus menjadi kekhawatiran dan perlu dipertimbangkan. Jika radiasi laptop memiliki kemampuan untuk menyebabkan perubahan pada tingkat sel di tubuh kita, bahkan jika ini tidak menyebabkan kerusakan pada jangka pendek, maka saya sangat khawatir dengan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi dalam jangka panjang.

Tentu, duduk dengan laptop di pangkuan selama beberapa jam mungkin bukan masalah besar. Tapi bagaimana jika beberapa jam tersebut dilakukan setiap hari, tahun demi tahun … selama puluhan tahun? Sulit bagi ilmu pengetahuan untuk benar-benar memprediksi dampak apa yang dapat terjadi pada kesehatan kita.

Jadi, dengan semakin meningkatkanya penggunaan laptop saat ini, kita seolah-olah seperti kelinci percobaan dalam sebuah penelitian untuk mengetahui efek buruk jangka panjang dari radiasi laptop. Ketahuilah, kerusakan tidak terjadi dalam 1 hari atau bahkan 1 bulan ke depan, efek buruk tersebut adalah efek jangka panjang, dan tentu Anda harus mengkhawatirkan efek buruk yang bisa ditimbulkan laptop.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+