Cara Pasang Saklar Lampu dan Stop Kontak yang Aman

10 Februari 2019

Saklar dan stop kontak merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk memutus atau menghubungkan jaringan listrik. Dalam pemasangannya harus dipasang dengan benar-benar aman. Bagi Anda yang akan memasang saklar dan stop kontak, di bawah ini cara memasang saklar dan stop kontak yang aman.

Cara Pasang Saklar Lampu dan Stop Kontak yang Aman

Cara Pasang Saklar Lampu dan Stop Kontak yang Aman

Cara Pasang Saklar Lampu dan Stop Kontak yang Aman

1. Putus Aliran Listrik Rumah

Sebelum memulai untuk memasang saklar dan stop kontak, alangkah baiknya hal pertam yang dilakukan adalah dengan memutus aliran listrik rumah Anda untuk sementara waktu. Caranya dalah dengan mematikan tombol MCB (Miniatur Circuit Breaker) yang telah terpasang pada kWh meter. Hal ini dilakukan untuk langkah pengamanan pada saat memasang nanti.

Bila Anda masih belum merasa aman pada diri Anda, dapat melakukan langkah pengamanan yang kedua. Caranya adalah dengan Anda melepas sekering listrik. Jadi bila terdapat anggota keluarga lain yang tidak tahu Anda sedang memasang saklar dan stop kontak, dan keluarga lain tersebut tanpa sengaja menghidupkan MCB. Anda masih tetap aman.

2. Memastikan Terdapat 3 Kabel pada Lubang Instalasi Listrik

Setelah rumah Anda benar-benar aman dri aliran listrik yang dapat dibuktikan dengan menggunakan taspen. Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa pada lubang instalasi listrik terdapat 3 kabel utama. Kabel itu antara lainkabel fasa masuk dan kebel fasa saklar dan stop kontak, kabel fasa keluar menuju lampu, dan kabel netral saklar dan stop kontak.

3. Memasang Kabel Netral pada Lampu

Bila telah dipastikan terdapat 3 buah kabel pada lubang instalasi, langkah selanjutnya adalah dengan memasang kabel netral pada lampu. Pada tahap ini jangan lupa untuk menambahkan ekstensi kabel netral pada salah satu sekrup stop kontak. Hal ini dilakukan sebagai sumber listrik yang berasal dari PLN.

Bila sudah dilakukan, kemudian kencangkan sekrup kabel agar tidak lepas atau dapat menimbulkan korsleting. Langkah selanjutnya adalah memasang kabel fasa (+) pada salah satu sekrup saklar. Setelah itu, pasang juga kabel fasa (+) pada stop kontak sebagai sumber arus listrik yang berasal dari PLN.

Setelah selesai, kemudian mengencangkan kedua sekrup tersebut hingga benar-benar terasa kencang. Bila sudah terasa kencang, kemudian beralih pada kabel lampu. Pada tahap ini, ambil kabel dari lampu dan pasangkan pada sekrup saklar yang tersisa. Kemudian kencangkan sekrup kembali.

4. Memastikan Keempat Sekrup Telah Kencang

Anda jangan sampai lupa untuk mengecek kembali keempat sekrup yang ada pdaa perangkat saklar dan stop kontak sudah terpasang dengan kencang dan sudah tidak lagi meninggalkan serabut kabel yang terlepas. Sebab, bila sampai terdapat serabut kabel saling bersentuhan dapat menimbulkan terjadinya korsleting.

5. Memasang Kembali Saklar dan Stop Kontak

Setelah tahap di atas selesai, sekarang Anda dapat memasang kembali perangkat saklar dan stop kontak pada lubang instalasi listrik yang telah tersedia. Kemudian pasang kembali sekrup dengan kuat dan rapi.

6. Hidupkan Kembali MCB dan Pasang Sekering Kembali

Jika semuanya telah selesai, Anda dapat menghidupkan kembali MCB. Namun , jangan lupa pasang kembali sekering yang telah dilepas tadi untuk mengalirkan arus listrik kembali. Kemudian uji coba saklar lampu Anda dengan cara menghidupkan dan mematikan tombol lampu. Bila lampu telah menyala, artinya Anda telah berhasi memasang saklar dengan benar.

Memang saklar dan stop kontak memang harus berhati-hati. Lalai sedikit saja dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak akan diinginkan oleh siapapun juga. Namun bila Anda mengikuti langkah-langkah memasang saklar dan stop kontak di atas secara runtut dan teliti, pasti hal-hal yang tidak dinginkan tidak akan terjadi. Selamat mencoba.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+