Faktor Penyebab Sariawan Pada Anak

4 Februari 2019

Faktor Penyebab Sariawan Pada Anak – Sariawan tidak hanya disebabkan kekurangan vitamin C atau air namun juga bisa terjadi karena faktor lainnya. Begitu pula sariawan yang terjadi pada anak-anak. Biasanya sariawan pada anak ini disebabkan karena faktor kecil seperti tidak sengaja tergigit ketika makan atau mengkonsumsi makanan dengan tekstur yang terlalu keras. Oleh sebab itu wajib bagi Anda para orangtua memberikan makanan sehat dengan tekstur yang tidak melukai mulut dan gusinya.

Selain itu faktor psikis juga bisa menjadi penyebab lainnya dari sariawan ini. Sebenarnya penyebab sariawan pada anak hampir sama dengan orang dewasa. Anda bisa mengatasinya dengan mencukupi asupan air putih dan vitamin C pada si kecil. Namun sariawan ini juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya. Oleh sebab itu identifikasi penyebabnya terlebih dulu sebelum Anda memberikan pertolongan pertama padanya. Berikut beberapa penyebab sariawan pada anak yang bisa Anda ketahui.

Penyebab Sariawan Pada Anak

Faktor Penyebab Sariawan Pada Anak

Faktor Penyebab Sariawan Pada Anak

1. Tidak sengaja pipi tergigit

Tidak hanya orang dewasa saja namun anak-anak juga kerap mengalami kejadian pipi tergigit. Hal ini disebabkan tidak hati-hati ketika makan. Kejadian ini bisa dialami anak-anak karena makan yang terlalu cepat. makan sambil bermain juga bisa menyebabkan hal tersebut terjadi. Ketika awal tergigit akan menyebabkan luka memerah namun biasanya akan pulih kembali dalam waktu 10 hari.

2. Mengkonsumsi makanan terlalu keras

Tekstur makanan pada anak juga perlu diperhatikan. Jika Anda memberikannya makanan yang terlalu keras bisa menyebabkan bibir dan gusinya terluka. Luka yang didapat ini disebabkan karena makanan menusuk dan menggores permukaan mulut yang masih lembut. Goresan kecil ini akan membengkak dan menjadi sariawan. Oleh karena itu penting bagi orangtua memperhatikan tekstur makanan yang diberikan untuk buah hati.

3. Perasaan cemas dan takut

Pengaruh pikiran yang beras juga bisa menjadi faktor terjadinya sariawan pada anak. Pengaruh hormon kecemasan tersebut akan mengakibatkan sariawan muncul dengan sendirinya. Hal ini bisa disembuhkan dengan sendirinya ketika anak merasa tenang. Pengaruh pikiran memang tak hanya menimpa orang dewasa saja namun juga anak-anak pun sudah merasakan hal serupa.

4. Kebiasaan mengkonsumsi makanan penyebab iritasi mulut

Kebiasaan mengkonsumsi makanan penyebab iritasi mulut juga menjadi faktor utama mengapa sariawan kerap terjadi pada anak. Makanan ini memang disukai anak-anak namun menyebabkan gangguan pada gusi dan pipi. Biasanya gejala sariawan yang muncul antara lain bintik kecil kemudian membesar menjadi luka sariawan yang lebih parah. Makanan penyebab iritasi mulut antara lain makanan pedas, kacang, keju, keripik, dan lain-lain.

5. Faktor khusus dalam keluarga

Sariawan memang bukan penyakit keturunan. Namun jika anak-anak dilahirkan di keluarga yang kerap menderita sariawan juga bisa mengalami hal serupa. Anak-anak akan lebih sering terkena sariawan meskipun tidak terkena faktor pemicu sariawan. Sebaiknya Anda pun memeriksakan anak ke dokter karena dikhawatirkan terjangkit penyakit lainnya atau untuk upaya pencegahan penyakit lainnya.

Demikianlah berbagai penyebab sariawan pada anak yang mestinya Anda waspadai. Semoga bermanfaat.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+