Gejala Usus Buntu yang Harus Diwaspadai

18 April 2019

Usus buntu merupakan bagian dari usus yang berbentuk seperti cacing, sehingga sering disebut umbai cacing. Apabila usus buntu mengalami infeksi atau peradangan, maka akan terjadi apendisitis (radang usus buntu). Infeksi ini bisa berbahaya dan mengancam jiwa jika dibiarkan, karena usus buntu bisa pecah. Menurut Michael Payne, MD, seorang gastroenterologist di Cambridge Health Alliance (sistem kesehatan masyarakat yang berafiliasi dengan Harvard), apendisitis merupakan penyakit yang sangat umum terjadi, namun banyak orang yang tidak mengetahui gejala dari penyakit ini. Oleh karena itu, berikut kami sampaikan 5 gejala usus buntu yang harus diwaspadai jika Anda merasakannya.

Gejala Usus Buntu yang Harus Diwaspadai

Gejala Usus Buntu yang Harus Diwaspadai

Gejala Usus Buntu yang Harus Diwaspadai. Foto: lumbago-labo.com

1. Sakit Perut

Nyeri apendisitis sering terjadi pada bagian kanan bawah perut. Gejala utama biasanya adalah ketidaknyamanan di dekat pusar, yang kemudian bergerak ke perut bagian bawah. Beberapa orang, termasuk anak-anak dan wanita hamil, mungkin mengalami rasa sakit di daerah perut yang berbeda. Rasa sakit juga akan bertambah parah jika Anda menggerakkan kaki atau perut, juga saat batuk atau bersin.

2. Rasa sakit yang semakin parah dalam waktu yang cepat

Setelah rasa sakit di bagian bawah perut, Dr. Payne mengatakan bahwa banyak pasien radang usus buntu yang menggambarkan rasa sakitnya sebagai “tidak seperti rasa sakit lain yang pernah mereka rasakan sebelumnya”. Gejala sakit dari apendisitis terasa sangat sakit dan cukup untuk membangunkan seseorang yang sedang tidur. Begitu terasa sakit, maka keparahan rasa sakit bisa meningkat dengan cepat dalam hitungan jam.

3. Demam

Gejala apendisitis kurang lebih sama dengan gejala perut, seperti demam ringan, menggigil, dan gemetar. Dr. Payne mengatakan bahwa jika Anda menderita sakit perut sekaligus demam yang cukup parah hingga membuat Anda tidak dapat berdiri tegak, mungkin itu adalah radang usus buntu.

4. Muntah, mual, atau kehilangan nafsu makan

Salah satu gejala usus buntu yang lain adalah Anda mungkin mengalami nafsu makan yang rendah dengan sedikit rasa mual dan muntah ringan, serupa dengan gejala jika ada kuman perut. Jika gejala tersebut membaik setelah sekitar 1 hari, Anda mungkin baik-baik saja. Namun, jika gejala terus memburuk – terutama jika Anda juga menderita demam dan sakit perut bagian bawah kanan – Dr. Payne menyarankan untuk segera mencari pertolongan medis. Jika Anda sudah muntah lebih dari 12 jam, atau pernah diare lebih dari beberapa hari, Anda harus menghubungi dokter.

5. Sembelit atau diare

Seperti banyak gejala lainnya, gejala ini mungkin tidak parah dan mungkin akan terjadi setelah Anda sudah mengalami sakit perut. Tapi jika Anda mengalami diare ringan – terutama jika ada banyak lendir di dalamnya – selain sakit perut kanan bawah, segeralah periksakan ke dokter.

Nah, itulah 5 gejala usus buntu yang harus diwaspadai. Jika Anda merasakan setidaknya 2 dari gejala di atas, maka Anda haruslah berhati-hati dan usahakan untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+