Wajib Tahu! Hal-Hal yang Membuat Generasi Milenial Sulit Berinvestasi

9 Agustus 2018

Banyak sekali keunggulan generasi milenial yang kini sedang memasuki usia produktif. Selain memiliki kepribadian proaktif dan menyukai tantangan, generasi milenial juga akrab dengan teknologi. Hal inilah yang membuat generasi milenial tak kesulitan beradaptasi dengan berbagai jenis investasi modern, seperti reksadana online. Sayangnya, generasi milenial justru kesulitan berinvestasi karena pengaruh berbagai faktor.

Hal-Hal yang Membuat Generasi Milenial Sulit Berinvestasi

Hal-Hal yang Membuat Generasi Milenial Sulit Berinvestasi

Hal-Hal yang Membuat Generasi Milenial Sulit Berinvestasi

Ternyata beberapa hal berikut inilah yang membuat generasi milenial cenderung sulit berinvestasi:

Punya Hobi Traveling

Mayoritas generasi milenial memiliki hobi yang sama, yaitu traveling. Karena bagi generasi milenial, menikmati keindahan alam dan mengunjungi tempat-tempat baru akan memberikan kepuasan tersendiri. Bukan hanya traveling di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri. Tentu saja Anda membutuhkan biaya yang tidak sedikit jika ingin menjadikan traveling sebagai hobi. Sekalipun Anda senang melakukannya dengan gaya backpacker, tetap saja banyak biaya yang harus dipersiapkan setiap kali akan traveling.

Suka Menggunakan Gadget Canggih

Bukan rahasia lagi kalau gadget canggih sudah menjadi bagian erat dari kehidupan generasi milenial. Banyak sekali aktivitas mobile yang membutuhkan dukungan gadget canggih. Hal inilah yang membuat generasi milenial kerap tak ragu merogoh kocek dalam-dalam hingga puluhan juta untuk mendapatkan gadget canggih. Padahal dana untuk membeli gadget canggih bisa dialokasikan sebagian untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat. Karena gadget canggih bukanlah aset investasi berharga. Nilainya akan terus mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu.

Senang Berwisata Kuliner

Kebiasaan yang satu ini juga tak luput dari gaya hidup generasi milenial. Inilah yang membuat perkembangan bisnis kuliner berlangsung sangat pesat selama beberapa tahun terakhir. Aneka jenis kuliner baru yang menggugah selera, instagramable, dan berada di tempat menarik senantiasa berhasil memikat generasi milenial. Sehingga sebagian pendapatan generasi milenial biasanya juga dialokasikan khusus untuk menikmati sensasi wisata kuliner.

Sikap Apatis terhadap Aset Properti

Harga aset properti yang kian melambung membuat generasi milenial sering bersikap apatis terhadap tersebut. Generasi milenial menganggap bahwa memiliki rumah pribadi adalah hal mustahil karena harganya tak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Akibatnya, generasi milenial cenderung menggunakan uang untuk menikmati hidup daripada berhemat dan mengumpulkan uang untuk membeli rumah. Minat investasi pun kian menurun karena merasa kesulitan mencapai kondisi finansial mapan di masa mendatang.

Hanya Mau Menekuni Pekerjaan yang Diminati

Untuk urusan mengumpulkan uang dalam jumlah besar, tak cukup jika Anda hanya menekuni pekerjaan yang Anda minati. Sayangnya, hal inilah yang menjadi patokan generasi milenial ketika berkarier. Passion adalah hal utama yang mendatangkan kebahagiaan saat bekerja. Setidaknya Anda harus peka mengenali kondisi finansial pribadi. Tak ada salahnya mencoba bidang pekerjaan lain di luar passion Anda. Sehingga Anda berkesempatan mendapatkan pengalaman baru dan pendapatan yang lebih besar.

Sering Mengandalkan Kartu Kredit

Menggunakan kartu kredit adalah hal yang lumrah dilakukan. Namun sebaiknya kartu kredit tidak membuat Anda kesulitan dengan tagihan yang membengkak. Anda harus membatasi penggunaan kartu kredit sesuai kemampuan. Supaya Anda nanti tidak kesulitan ketika harus melunasi tagihan kartu kredit tersebut. Anda akan lebih leluasa mengatur kondisi finansial jika tidak terbebani tagihan kartu kredit atau utang lainnya.

Setelah memahami keenam hal tersebut, Anda tentu sudah lebih siap untuk melakukan introspeksi diri. Menjadi generasi milenial yang cerdas mengelola finansial bukanlah hal yang sulit. Jika Anda selalu mengelola kondisi finansial Anda secara disiplin mulai sekarang. Miliki aset investasi yang memadai dan mendukung kemapanan Anda di masa produktif.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+